Customs Goes To SMKN 1 Meulaboh

#SemangatTanpaBatas, yang merupakan branding dan tag line yang terus diimplementasikan dalam bentuk kinerja nyata. Tak cuman gurauan dan kata-kata belaka, Bea Cukai Meulaboh terus melakukan kegiatan positif untuk menghasilkan kinerja dan outpun yang maksimal. Kamis, 7 Februari 2019 di SMKN 1 Meulaboh, KPPBC TMP C Meulaboh melakukan kegiatan Customs Goes to School dengan tema “Mengenal Lebih Dekat Bea dan Cukai & PKN STAN”. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh pejabat serta pegawai bea cukai meulaboh. 
Ade Fitriansyah selaku Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan menyampaikan, bahwa di Aceh terdapat beberapa kantor bea dan cukai. Untuk kawasan Aceh Barat hingga Aceh Selatan merupakan wilayah pengawasan KPPBC TMP C Meulaboh yang letak kantornya berada di Suak Raya. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan siswa siswi dapat mengetahui bea dan cukai lebih jauh dan mengenal tugas dan fungsi dari institusi Kepebeanan dan Cukai. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini, siswa siswi juga bisa mendapat informasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi tentunya sekolah kedinasan PKN STAN. Azwardi selaku Kepala Sekolah SMKN 1 Meulaboh juga menyampaikan, bahwa sekarang ini banyak kesempatan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, salah satunya SMNPTN. Dimana jika siswa siswi yang sudah mendapatkan jalur SNMPTN untuk melanjutkan sekolah tidak bisa mendaftar SBMPTN. Maka dari itu diharapkan kepada siswa siswi untuk memilih degan betul sehingga tidak menyesal pada akhirnya. 
Kegiatan dimulai dengan berdoa bersama kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang tupoksi bead an cukai. Pemaparan disimak oleh siswa siswi dengan seksama sehingga kondisi begitu kondusif dan disesi pertanyaan yang sangat interaktif. Berbagai pertanyaan pun bisa dikatakan kritis karena tidak hanya tentang perbedaan dari cukai dengan pajak namun mereka juga bertanya bagaimana prosedur untuk pemungutan cukai dari Barang Kena Cukai (BKC) tersebut. Narasumber pun memaparkan bahwa menurut UU Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Cukai, bahwa cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan dalam undang-undang. Di sesi selanjutnya adalah pemaparan materi tentang Politeknik Keuangan Negara STAN, hanya segelintir siswi yang mengetahui tentang sekolah kedinasan ini, dan mereka pun hanya sekedar tahu. Kegiatan berjalan lancar dan terlihat penuh antusias dari raut wajah siswa siswi dalam menyimak informasi informasi mengenai Politeknik Keuangan Negara STAN. Narasumber menyampaikan bahwa, PKN STAN berlokasi di Bintaro, Tangerang selatan provinsi Banten. Sebelum tahun 2015, PKN STAN hanya bernama STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara). Politeknik Keuangan Negara STAN merupakan Perguruan Tinggi Vokasi di lingkungan Kementerian Keuangan RI yang menyelenggarakan pendidikan Program Studi Diploma baik Diploma I, Diploma III, ataupun Diploma IV di Bidang Keuangan Negara. 
Peserta pun juga diberitahu alasan kenapa harus memilih PKN STAN sebagai jenjang pendidikan berikutnya. Pertama, biaya pendidikan di Politeknik Keuangan Negara STAN itu gratis, sehingga mahasiswa PKN STAN tidak dipungut biaya apapun sejak diterima sebagai mahasiswa hingga pengukuhan kelulusan. Kedua, PKN STAN merupakan salah satu sekolah kedinasan terfavorit, karena dalama 4 tahun terakhir jummlah pendaftar yang ingin melanjutkan pendidikan di PKN STAN selalu jauh diatas 100 ribu peserta dan ditahun 2018 kemarin jumlahnya mencapai sekitar 147 ribu peserta. Ini menunjukan bahwa banyak siswa siswi di Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke Politeknik Keuangan Negara STAN. 
Dalam Sosialisasi ini, mereka diberikan arahan dan diberi tahu mengenai jurusan-jurusan yang ada di PKN STAN meliputi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Kepabeanan dan Cukai, dan Pajak dengan berbagai macam program studi diploma satu, diploma tiga, dan diploma empat. Selain mengenai jurusan, peserta juga di beritahu persyaratan-persyaratan untuk bisa melanjutkan pendidikan di PKN STAN. Beberapa diantaranya rata-rata nilai ijazah tidak dibawah 70, rata-rata nilai rapor semester 1 s.d.5 tidak kurang dari 70, usia tidak boleh lebih dari 20 tahun. Serta ada beberapa syarat tambahan untuk siswa siswi yang ingin masuk ke dalam jurusan Kepabeanan dan Cukai. Program studi diploma tiga Kepabeanan dan Cukai khusus untuk laki-laki, untuk diploma satu tinggi badan minimal untuk laki-laki adalah 165cm sedangkan untuk perempuan adalah 155cm. Ketiga, tidak cacat badan dan tidak buta warna, dan toleransi maksimal minus /plus /silindris 2.0 dioptri.
Kegiatan yang mendapat antusias dari siswa siswi ini diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan piagam oleh kepada Kepala Sekolah SMKN 1 Meulaboh. Kegiatan berjalan lancar dan banyak dari peserta yang memiliki minat untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi di PKN STAN. Diharapkan dengan kegiatan ini, mereka bisa mengenal lebih dekat dengan Bea Cukai Meulaboh secara khusus dan dapat melanjutkan pendidikan di PKN STAN.

By Bea Cukai Meulaboh| 15 Februari 2019| Berita |