Temu Kangen dengan Pengguna Jasa

Selasa (1/9) Bea Cukai Meulaboh melaksanakan temu kangen dengan para pengguna jasa melalui sosialisasi Survei Kepuasan Pengguna Jasa (SKPJ) secara daring. Bea Cukai Meulaboh mengundang perwakilan dari setiap pengguna jasa untuk menghadiri acara kali ini. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan persamaan persepsi dengan para pengguna jasa terkait pelaksanaan Survei SKPJ yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Adapun pengguna jasa yang diundang untuk mengikuti acara kali ini adalah pimpinan ataupun perwakilan dari PT. Mifa bersaudara, PT. Bara Energi Lestari, PT. Trielang Indo Maritim, PT. Sea Asih Lines, dan PT. Tirta Radja Lines.

Acara ini dimulai dengan sambutan oleh Kepala Bea Cukai Meulaboh, Muhammad Alim Fanani. Dalam sambutannya, kepala kantor berpesan agar para para pengguna jasa dapat memahami pelaksanaan survei dan memberikan penilaian sejujurnya demi meningkatkan pelayanan oleh Bea Cukai Meulaboh. Sekilas sebelum mengakhiri kata sambutan, kepala kantor memaparkan sedikit tentang peningkatan pelayanan yang telah dilaksanakan Bea Cukai Meulaboh berdasarkan hasil SKPJ tahun lalu. Alim Fanani kemudian menyampaikan harapannya bahwa di tahun ini para pengguna jasa juga dapat memberikan penilaian yang dapat membangun lebih baik lagi pelayanan Bea Cukai Meulaboh.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Eko Achmad Santoso. SKPJ adalah survei yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai secara tahunan kepada para pengguna jasa dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan dan mencegah tindak korupsi. Dalam survei ini terdapat 4 indikator yang akan ditentukan oleh penilaian dari pengguna jasa. Indikator tersebut terdiri dari; Sistem dan Prosedur Pelayanan, Pegawai dan Petugas Pelayanan, Sarana dan Prasarana, dan Layanan Informasi. Pengguna jasa akan memberikan penilaian terkait pelayanan Bea Cukai Meulaboh berdasarkan 4 indikator tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi. Dalam sesi ini para pengguna jasa penyampaian masukan-masukan dan keluhan terkait pelayanan yang telah diterima selama ini. Terlebih lagi saat memasuki masa-masa pandemi tahun ini yang mengharuskan perubahan pelayanan secara mendadak. Masukan dan keluhan tersebut akan segera ditindak lanjuti oleh Bea Cukai Meulaboh untuk memperbaiki pelayanan.

Pelaksanaan survei kali ini juga berdekatan dengan pelaksanaan penilaian Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Kemenpan-RB. Penilaian ini juga melibatkan pengguna jasa melalui pelaksanaan Survei Persepsi Anti Korupsi dan Pelayanan Publik. Berkaitan hal ini Eko Achmad juga menyampaikan secara singkat pembangunan WBK yang telah dilaksanakan Bea Cukai Meulaboh sejak dicanangkan pada tahun 2019.

Temu kangen kali ini kemudian ditutup dengan sesi foto virtual bersama dan testimoni pelayanan oleh para pengguna jasa. Harapannya, sosialisasi ini dapat menyamakan persepsi dan pemahaman antara Bea Cukai Meulaboh dengan para pengguna jasa. Dengan penyamaan persepsi ini para pengguna jasa dapat memberikan penilaian sejujur mungkin untuk menjadi bahan perbaikan Bea Cukai Meulaboh dalam memberikan pelayanan yang terbaik.

By Bea Cukai Meulaboh| 02 September 2020| Kegiatan |