Bea Cukai Meulaboh Musnahkan Rokok Ilegal

Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai khususnya Bea Cukai Aceh telah berupaya memberantas peredaran rokok ilegal. Adapun Pemusnahan ini merupakan aksi nyata bea dan cukai dalam menciptakan perlakuan yang adil bagi industri rokok yang telah mematuhi segala ketentuan dan membayar cukai sesuai kewajibannya.

Hari ini Kamis, tanggal 27 Agustus 2020, bertempat di halaman belakang, Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, dilaksanakan pemusnahan barang milik negara berupa rokok ilegal sebanyak 3.489.726 (Tiga Juta Empat Ratus Delapan Puluh Sembilan Ribu Tujuh Ratus Dua Puluh Enam) batang dengan nilai sebesar Rp 3.331.099.640 (Tiga Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Satu Juta Sembilan Puluh Sembilan Ribu Enam Ratus Empat Puluh Rupiah) dan potensi kerugian negara dari sektor perpajakan sebesar Rp 1.648.692.610 (Satu Milyar Enam Ratus Empat Puluh Delapan Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Enam Ratus Sepuluh Rupiah). Penindakan dan barang bukti tindak pidana di bidang cukai ini dimusnahkan dengan cara dirusak dan disiram agar ramah lingkungan dibandingkan dengan biasanya yang dilakukan dengan cara dibakar.

Rokok ilegal ini terdiri dari berbagai merk baik rokok impor maupun lokal yang diantaranya berupa rokok yang tidak dilekati pita cukai (rokok polos) serta rokok dilekati pita cukai palsu. Rokok ilegal ini merupakan barang hasil penindakan di bidang cukai periode 2018 s.d 2020 oleh 3 (tiga) Kantor Bea Cukai yakni Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Meulaboh dan Bea Cukai Kuala Langsa yang semuanya telah ditetapkan menjadi Barang Milik Negara (BMN) serta persetujuan pemusnahan telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

Bea Cukai Meulaboh memusnahkan rokok ilegal sebanyak 866.746 (Delapan Ratus Enam Puluh Enam Ribu Tujuh Ratus Empat Puluh Enam) batang dengan total nilai barang yang sebesar Rp 441.730.000 (Empat Ratus Empat Puluh Satu Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah) serta potensi kerugian negara sebesar Rp 325.047.370 (Tiga Ratus Dua Puluh Lima Juta Empat Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Tujuh Puluh Rupiah).

Rokok ilegal yang dimusnahkan ini merupakan hasil tegahan oleh Satuan Petugas (Satgas) Bea Cukai Meulaboh dari Seksi Penindakan dan Penyidikan. Penindakan ini merupakan bagian dari program Gempur Rokok Ilegal yang dilaksanakan serentak di seluruh indonesia maupun patroli darat rutin. Penegahan ini dilaksanakan sebagai buah hasil operasi pasar ataupun penangkapan langsung ataupun patroli darat yang dilaksanakan di seluruh wilayah pengawasan Bea Cukai Meulaboh. Dalam pelaksanaanya Bea Cukai Meulaboh juga bekerja sama dengan berbagai instansi terkait dalam membantu melancarkan program Gempur Rokok Ilegal.

Adapun pemusnahan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Kepala Kantor Wilayah DJKN Aceh, Kepala KPKNL Banda Aceh, Komandan Polisi Militer AD, Kepala Balai Besar POM Provinsi Aceh, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Aceh, dan Kasatpol PP Banda Aceh.

Tentunya Bea Cukai memiliki tugas dan fungsi sebagai Community Protector yaitu instansi yang melindungi masyarakat dari barang-barang ilegal, dapat menjalankan dengan baik tugasnya karena peran serta masyarakat dan dukungan sinergi instansi dan penegak hukum lainnya. Diharapkan dengan adanya aksi nyata Bea Cukai ini, peredaran rokok ilegal dapat berkurang menjadi 3% untuk persebaran rokok ilegal nasional di tahun 2020 ini.

By Bea Cukai Meulaboh| 27 Agustus 2020| Kegiatan |