Bea Cukai Meulaboh Kembali Terima Kasus Rokok Ilegal


Jumat (20/03) Bea Cukai Meulaboh kembali menerima kasus rokok illegal, kali ini berasal dari Kepolisian Resor Aceh Jaya. Proses penyerahan kasus ini langsung diserahterimakan oleh Kapolres Aceh Jaya kepada Kepala Kantor Bea Cukai Meulaboh. Kamis 19 Maret 2020 sekira pukul 15.00 WIB, berdasarkan pelaporan dari masyarakat sekitar, diamankan satu orang pelaku yang diduga membawa atau memiliki rokok illegal tanpa pita cukai di Desa Keude Teunom, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya. Barang bukti yang disita berupa; 84 Slop Rokok Luffman berwarna merah, 7 Slop Rokok Luffman berwarna putih, uang tunai sebesar 300.000 Rupiah, 1 unit sepeda motor dan 1 unit telepon genggam.

Atas tindakan ini pelaku telah diduga melanggar ketentuan UU Nomor 11 Tahun 1995 yang digantikan oleh UU Nomor 37 Tahun 2007 tentang Cukai. Adapun pasal yang diduga dilangar adalah pasal 54 yang berisi “Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.”

Kasus ini kemudian diserahkan oleh kepolisian untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut oleh Bea Cukai Meulaboh beserta barang bukti berupa kendaraan motor dan 91 slop rokok illegal tersebut. Selanjutnya Bea Cukai Meulaboh akan melanjutkan proses penyidikan atas kasus rokok illegal tersebut.

By Bea Cukai Meulaboh| 21 Maret 2020| Berita |