Bea Cukai Meulaboh Terima Kasus Rokok Ilegal

 

Senin (16/03) Bea Cukai Meulaboh menerima kasus rokok ilegal dari hasil penangkapan Kepolisian Resor Aceh Selatan.  Proses penyerahan kasus ini langsung diserahterimakan oleh Kapolres Aceh Selatan kepada Kepala Kantor Bea Cukai Meulaboh.Pada Hari minggu tanggal 15 Maret 2020, tim Resmob Polres Aceh Selatan melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polres Aceh Selatan. Tepatnya di Desa Gelumbuk Kec. Kluet Selatan Kab. Aceh Selatan Tim Resmob mendapati satu unit Mobil Toyota Calya warna putih yang mencurigakan parkir di depan SPBU Gelumbuk, kemudian tim resmob melakukan pemeriksaan terhadap mobil tersebut dan mendapati dua orang pria dan 5.000 bungkus Rokok Luffman yang tidak dilekati pita cukai di dalam mobil tersebut. kemudian tim resmob langsung mengamankan kedua pria tersebut beserta barang bukti ke Polres Aceh Selatan.

Atas tindakan ini para pelaku telah diduga melanggar ketentuan UU Nomor 11 Tahun 1995 yang digantikan oleh UU Nomor 37 Tahun 2007 tentang Cukai. Adapun pasal yang diduga dilangar adalah pasal 54 yang berisi “Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.”

Kasus ini kemudian diserahkan oleh kepolisian untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut oleh Bea Cukai Meulaboh beserta barang bukti berupa mobil dan 5.000 bungkus rokok illegal tersebut. Selanjutnya Bea Cukai Meulaboh akan melanjutkan proses penyidikan atas kasus rokok illegal tersebut.

.

#gempurrokokilegal

#acehselatan

By Bea Cukai Meulaboh| 21 Maret 2020| Berita |