Peringati 15 Tahun Hari Tsunami Aceh, Bea Cukai Meulaboh Mengunjungi Tempat Bersejarah

1

Kamis, 26 Desember 2019 Bea Cukai Meulaboh mengunjungi beberapa lokasi yang dibangun setelah bencana tsunami Aceh 2004 dalam rangka memperingati Hari Tsunami Aceh yang ke-15 tahun serta memperkenalkan wajah Kota Meulaboh yang baru.


Gempa dan tsunami tersebut merupakan salah satu Bencana alam paling mematikan sepanjang sejarah karena menewaskan 280.000 jiwa di 14 negara sehingga meninggalkan trauma luar biasa bagi dunia, khususnya warga aceh karena kerusakan terbesar terjadi di Aceh tepatnya di Meulaboh, Aceh Barat.

Beberapa negara terdorong untuk memberi bantuan kemanusiaan, melihat penderitaan yang dialami oleh korban serta bangunan yang telah hancur diluluhlantahkan oleh gelombang tsunami sehingga seiring berjalannya waktu, bangunan yang telah rata dengan tanah, kembali dibangun. Warga Aceh bangkit, bergotong-royong serta menata kehidupan yang baru.

2

Seperti tempat-tempat yang sudah kami datangi, yaitu bangunan milik Bea Cukai Meulaboh berupa bekas rumah Kepala Kantor Bea Cukai Meulaboh dan Bekas bangunan kantornya yang hancur terkena tsunami. Tetapi, saat ini telah dibangun Rumah Dinas Bea Cukai baru di Suak Indrapuri dan juga kantornya yang baru di Jl. Imam Bonjol, Suak Raya, Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Kemudian, kami mengunjungi Makam Massal para korban tsunami Meulaboh dan melanjutkan perjalanan ke Masjid Besar Nurul Huda. Masjid ini merupakan saksi bisu kejadian tsunami karena tetap kokoh berdiri saat tsunami melanda. Selanjutnya, Tugu Tsunami, merupakan tugu yang dibangun dalam rangka mengenang para korban yang ada di Gampong Pasir, Meulaboh.

3

15 tahun sudah berlalu, perisitiwa tersebut tetap menjadi duka bagi warga Aceh. Namun, dengan adanya Hari Peringatan Tsunami Aceh, diharapkan menjadi pengingat bagi semua individu yang ada di Tanah Aceh dan juga di seluruh penjuru dunia agar selalu siaga.

By Bea Cukai Meulaboh| 26 Desember 2019| Kegiatan |