Adakan FGD, Bea Cukai Meulaboh Tingkatkan Pelayanan

Adakan FGD, Bea Cukai Meulaboh Tingkatkan Pelayanan

Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pengawasan khususnya terkait ekspor batu bara, Bea Cukai Meulaboh mengadakan kajian Kawasan Pabean Khusus Pelabuhan Ekspor Batu Bara studi kasus Pelabuhan PT MIFA Bersaudara. Sebagai rangkaian kajian tersebut, pada hari Selasa 25 Juni 2019 pukul 09.00 WIB yang bertempat di Aula Kantor Bea Cukai Meulaboh diadakan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh Direktorat Teknis DJBC, Kanwil Bea Cukai Aceh dan berbagai instansi terkait yaitu Imigrasi, Karantina dan KSOP serta PT MIFA Bersaudara selaku stakeholder.

Forum diskusi dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dilanjutkan pemaparan dari Hadi Haryadi selaku Kepala Seksi Perizinan dan Fasilitas I Kanwil DJBC Aceh tentang definisi Kawasan pabean serta manfaat dan hal yang perlu diperhatikan dari Kawasan pabean seperti persyaratan adminstrasi, lokasi fisik beserta batas-batas lokasi dan peraturan-peraturan dalam pembentukan kawasan pabean. Selanjutnya pemaparan terkait proses ekspor batu bara oleh Wawan Fitri Asmanto selaku Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis Bea Cukai Meulaboh serta hal-hal yang menjadi bahasan utama dalam forum diskusi. . 
Forum diskusi dilanjutkan dengan menjaring semua masukan-masukan dari semua pihak yang hadir. Forum ini bukan merupakan titik akhir dari pembahasan Penetapan Kawasan Pabean Khusus Ekspor Batu Bara. Diharapkan dengan adanya forum diskusi ini akan didapati data yang lebih komprehensif untuk pemangku kebijakan di pusat untuk mengambil keputusan terbaik demi peningkatan pelayanan dan pengawasan Bea Cukai. 

By Bea Cukai Meulaboh| 08 Juli 2019| Berita |